Perusahaan di Kukar Bangun Taman Kota di Tenggarong
Peletakan
batu pertama pembanguna taman kota di depan Museum Mulawarman Tenggarong.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Bupati Kukar Edi Damansyah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama
pembangunan taman kota di Tenggarong, dan dirangkai dengan peletakan batu pertama pembangunan taman kota
di depan Museum Mulawarman Tenggarong, Jum'at (10/3/2023).
Kegiatan tersebut didampingi Sekretaris
Kabupaten (Sekkab) Kukar H Sunggono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wisnu
Wardana, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Ketua
DPRD Abdul Rasid, dan tamu undangan lainnya.
Edi Damansyah mengatakan, ada 7 perusahaan yang terlibat pada pembanguan taman
kota Tenggarong. Perusahaan tersebut bergerak pada bidang batubara, tentunya
hal ini merupakan bentuk optimalisasi pada program Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan, dan juga sebagai realisasi pada diskusi sebelumnya yang
dilaksanakan pada 2021 lalu.
"Kami apresiasi kepada perusahaan yang
terlibat pembangunan ini, ada beberapa taman yang akan dibangun oleh pihak
perusahaan, diantaranya taman di sekitar jam bentong, jembatan, dan depan Museum
ini," kata Edi Damansyah.
Sementara keberadaan perusahaan di Kukar
melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), telah berjalan dengan
baik. Jadi di Kukar ini tak hanya eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA)nya saja
berlebihan.
"Tapi program TJSP juga berjalan dengan
baik, di Kukar ada sekitar 240 perusahaan yang beroperasi, kalau 1 perusahaan
saja bisa berkontribusi 1 taman kan 20 Kecamatan bisa selesai," sebutnya.
Dirinya berharap, dengan kolaborasi seperti
ini, bisa membuat perusahaan lain turut berkontribusi untuk Kabupaten Kukar,
perusahaan yang terlibat saat ini sebagai role modele bagi perusahaan lainnya.
"Saat ini sudah ada 7 perusahaan yang
terlibat, yang lainnya kapan. Pembangunan taman ini ditargetkan pada tahun ini
selesai, sebelum pesta adat erau," ugkapnya.
Ia juga menyebutkan, pembangunan taman ini
dilakukan karena Tenggarong akan dijadikan kota Budaya, salah satunya bagaimana
perbaikan infrastruktur di Tenggarong.
"Jadi kalau ini bisa dikerjakan oleh
perusahaan, APBD kita bisa mengarah ke yang lain," jelasnya.
Sementara itu Direktur Mahakam Sumber Jaya
Hariadi menuturkan, Tenggarong merupakan kota lama namun dari sisi daya tarik
masih minim, dan juga merupakan kota transit, kalau hal ini bisa dikelola
dengan baik, tentu banyak potensi yang bisa dikembangkan.
"Maka dari itu kita berkolaborasi dengan
pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan taman, pembangunan taman ini akan
kita selesaikan pada september ini, semoga tidak ada kendala sehingga bisa
tepat waktu," ucap Hariadi.(riz)